JURI BURUNG
AMANAH-JUJUR-PROFESIONAL


SELAMAT DATANG DI CHANNEL JURI BURUNG JANGAN LUPA SUBSCRIBE- LIKE -SHARE "JURIBURUNG" YOUTUBE




GALERI PIALA MURAH

BOXER TROPHY 2023

ANDROID SIMULATOR

IMG-20230719-WA0041 1
GALERI PIALA MURAH
PIALA MURAH
Masalah Hadiah Panitia
* Komplain Nominal Hadiah (0/0)
Hak peserta lomba burung selain bertanya tentang penjurian ke korlap/juri senior tentang masalah penjurian selama lomba burung berlangsung..... Adalah komplain Nominal hadiah yg didapat para juara......... Banyak panitia Gantangan yg menerapkan dan menggunakan KETENTUAN HADIAH 60%-40% ...... Tapi dalam pelaksanaan nya msh melenceng dr ketentuan tsb....... Memang kalo ada BROSUR YG PASTI & JELAS panitia berpatokan PD nominal yg sesuai BROSUR yg ada........ Misal kalo latpres/medium clas kebanyakan panitia jor joran menarik peserta dengan kalimat #LOSGAN #LOSBOM #TANPA_POTONGAN #BERAPAPUN_PESERTA_HADIAH_KELUAR ....tp kembali lagi untuk nominal hadiah berpatokan dengan brosur yg ada............ Bagaimana dengan latberan ????? Misal kasus digantangan 28 ....tp di meja pendaftaran tercoret cuma 27 ?????? ......Monggo kita berbagi komentar kritikan dan Solusi jalan keluarnya......

Online: Guests: 1

Prioritas Penilaian lomba burung

Juri menilai
Apa yang menjadi prioritas penilaian di Lomba Burung Berkicau? Ada 3 Kriteria Dasar Penilaian Lomba Burung Berkicau yang sudah sejak lama disepakati bersama, yaitu: 1. Irama dan Lagu (ini menjadi penilaian yang utama) Irama lagu adalah suatu bunyi yang memiliki alunan nada dengan tempo ketukan yang teratur dan serasi. Irama lagu meliputi kombinasi naik turunnya nada, kombinasi panjang pendeknya nada dan permainan speed irama yang menjadi harmoni selaras (suatu lagu) yang enak didengar (tidak fals). Irama lagu yang baik adalah irama lagu yang lengkap (bervariasi, keaktifan bunyi atau gacor, ada tonjolan, permainan speed ritme lagu, spasi nada, isian-isian yang sesuai dengan nada-nada yang lain, tidak terpotong-potong dan tidak diulang-ulang). Irama lagu juga harus membentuk keserasian bunyi yang harmonis. Disamping itu, burung harus rajin melantunkan irama-irama lagu yang memukau sewaktu Lomba. Terlalu lama ngetem dan sering ngetem (kurang rajin berkicau), menjadi salah satu aspek penilaian di point ini. 2. Volume dan Suara (suara harus bersih, nyaring dan lantang) Volume suara disini bukanlah berarti "peak power" atau hanya kerasnya bunyi suara burung, tetapi lebih menitik beratkan kepada kualitas suara burung. Bukan volume suara yang paling keraslah yang baik, tetapi harus ada unsur-unsur lainnya seperti kemerduan suara. Kualitas volume suara burung yang baik adalah suara burung yang empuk (medium) tidak cempreng, suaranya bersih (kristal) tidak parau dan bersuara nyaring (lantang). 3. Fisik dan Gaya (burung tampil dengan baik dan menarik) Penilaian Fisik dan Gaya Burung meliputi; 3.1 Untuk penilaian Fisik dapat dilakukan dengan penglihatan secara langsung. Yaitu burung harus sehat, tidak ada cacat (burung dalam kondisi utuh), warna bulu burung yang baik dan sempurna (bulu tidak kusam) dan lainnya yang bisa terlihat. 3.2 Untuk penilaian Gaya, ini sangat dinamis tergantung masing-masing karakter jenis burung. Tapi intinya, burung bunyi (berkicau) di atas tangkringan dan tampil menarik sewaktu berkicau. Ini Contoh Analoginya Kalau hanya bisa berteriak dan bersuara keras saja, belum tentu bisa bernyanyi dengan baik (belum tentu enak membawakan lagu). Contohnya seorang sahabat saya yang kerjanya sebagai Kernet Bis, teriakannya sangat lantang. Bentakannya bikin jantung mau copot. Tapi kalau dia nyanyi? Hahaha... Semua orang protes! Lagunya sangat tidak enak di kuping. Hehehehe.. Sebaliknya, Vina Panduwinata memang tidak punya "peak power" seperti teman saya yang Kernet di atas, tapi nyanyiannya bisa membius siapapun yang mendengarnya. Sudah mengerti yang saya maksudkan? Kesimpulan Lomba Burung Berkicau adalah Lomba Burung Bernyanyi (Berkicau). Lomba Burung Berkicau bisa diartikan juga Lomba Seni Suara Burung. Tentunya yang menjadi penilaian paling utama adalah kualitas berkicaunya (irama lagu) burung. Bukan gaya jogetnya burung, bukan kandang burung yang bikin mata silau dan bukan apa/siapa pemilik burung tersebut. Dari paparan di atas, hal terpenting yang harus kita perhatikan untuk mencetak burung yang berprestasi di Arena Lomba, adalah aspek kualitas irama lagu. Irama lagu burung yang menawan, tidak muncul tiba-tiba dengan sendirinya, burung harus di master secara tepat. Catatan Penting Untuk dapat mengoptimalkan 3 Kriteria Dasar Penilaian di atas, memang selayaknya Lomba Burung Berkicau adalah LOMBA TANPA TERIAK. Agar kualitas irama lagu burung-burung yang di lombakan, benar-benar dapat (dan bisa) di analisa dan dinilai secara baik oleh para juri. Bagaimana menurut teman-teman? Apakah setiap penghobi burung dan pelomba burung yang melombakan Burung Jawaranya di suatu event lomba benar-benar paham dan mengerti apa saja kriteria penilaian yang digunakan di even lomba tersebut? Bukankan SOSIALISASI DAN STANDARISASI PENILAIAN LOMBA BURUNG BERKICAU menjadi hal yang penting????
Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE
Free counters!
TERIMAKASIH SDH MAMPIR KE BLOG JURI BURUNG SEMOGA BERMANFAAT & JANGAN LUPA SUBSCRIBE-LIKE-SHARE CHANNEL YOUTUBE JURIBURUNG
ⓒ JURI BURUNG 2019™
AGUS BOXERKERSANA-BREBES

XtGem Forum catalog